Cara Merawat Keris

Setidaknya sebulan sekali, keris seyogyanya dibersihkan dengan cara mengolesi bilah keris dengan minyak yang bebas dari kandungan alkhohol.

Model Keris Palembang

Umumnya proses perawatan tosan aji atau benda pusaka termasuk keris bisa dibagi ke dalam dua tahap yaitu mutih dan marangi. Kali ini kami berbagi tips untuk seni mutih atau membersihkan yang bertujuan menghilangkan karat pada keris.

Berikut beberapa tips mudah melakukan perawatan:

  • Cara tradisional yaitu dengan air kelapa hijau, air buah pace, dan jeruk nipis. Ini cocok digunakan bagi bilah keris yang berkarat tebal. Tuang air kelapa hijau secukupnya ke dalam baskom dan rendam keris yang berkarat tebal. Waktu merendam bisa 1 sampai 3 hari tergantung kondisi karat. Setelah itu gosok bagian berkarat itu dengan air jeruk nipis atau perasan air buah pace yang matang. Menggosoknya dengan sikat gigi yang halus dengan arah gosokan searah. Bila ada kotoran di celah-celahnya bisa dicongkel dengan tusuk gigi. Lakukan berulang-ulang sampai karat yang menempel dapat hilang semua. Terakhir bilas dengan air bersih sampai bilah benar-benar bersih dari sisa-sisa air jeruk atau air buah pace. Proses ini dapat dikatakan selesai ketika warna bilah menjadi bersih atau putih mengkilap. Setelah itu keris dijemur atau diangin-anginkan agar kondisi bilah benar-benar kering.
  • Cara instan yaitu dengan sabun colek, abu gosok dan jeruk nipis. Ini cocok digunakan bagi bilah keris yang berkarat sedang. Pertama-tama ambilah jeruk nipis dan balurkan perasan air jeruk tersebut ke sekujur bilah. Tunggu 5 – 10 menit hingga bilah nampak berwarna kecoklatan. Sambil menunggu proses tersebut kita siapkan adonan sabun colek dicampur abu gosok plus air jeruk nipis. Kemudian adonan tersebut kita gunakan untuk menggosok bilah keris tersebut. Menggosoknya dapat dilakukan dengan sikat gigi yang halus dengan arah gosokan searah. Lakukan secara berulang-ulang sampai karat yang menempel bersih. Terakhir bilas dengan air bersih sampai benar-benar bersih dari sisa-sisa air jeruk. Sama dengan cara pertama, proses ini dapat dikatakan selesai ketika warna bilah menjadi bersih atau putih mengkilap. Setelah itu keris dijemur atau diangin-anginkan agar kondisi bilah benar-benar kering.
  • Pada karat ringan kita cukup sediakan penghapus pensil (eraser). Dengan cara menggosokannya seperti menghapus tulisan pada selembar kertas, di sini penghapus dapat kita gunakan menghilangkan karat ringan pada sebilah keris. Lakukan secara berulang-ulang sampai karat yang menempel bersih.

Tips Sehari-hari

Setidaknya sebulan sekali, keris seyogyanya dibersihkan dengan cara mengolesi bilah keris dengan minyak yang bebas dari kandungan alkhohol. Selain itu, usahakan yang digunakan adalah minyak natural dan bukan jenis sintetis. Minyak kelapa atau zaitun pun bagus. Ini dapat dicampur dengan minyak cendana, melati, kenanga atau sesuai selera masing-masing. Pengolesan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kuas. Setelah diminyaki keris atau tosan aji itu diangin-anginkan agar minyak mengering. Setelah bilah tosan aji itu benar-benar kering barulah dimasukan kembali ke dalam sarungnya (warangka) dan disimpan dalam ruangan suhu kamar.

 

mm

www.bolehmerokok.com

Bolehmerokok adalah ruang berisi cerita dan informasi ringan, tempat untuk bersantai tanpa harus curiga.